ketahui info pajak import barang dari china

Di masa globalisasi seperti sekarang, usaha impor makin banyak diminati. Bisnis pemasukan barang dan sebagainya dari luar negeri ini makin menjamur berkat mudahnya akses teknologi dan informasi dan juga transportasi yang terlalu mungkin pengiriman barang di dalam pas yang relatif singkat. Salah satunya adalah negara China atau Tiongkok yang jadi primadona untuk impor. Nah, bagaimana sih  pajak  import barang dari china  ini? tentunya anda akan mengerti setelah membaca artikel ini dengan baik dan benar agar tidak ada terjadinya kelalaian didalam ekspor dan impor suatu barang dan jasa didalam dunia bisnis ini.

blueraycargo.id

Jika terbesit di dalam benak Anda, mengapa China yang dituju sebagai negara untuk impor barang yang dijual kembali di Indonesia?

Seperti diketahui, China mampu memproduksi barang dengan biaya yang rendah tetapi dengan kualitas yang layak digunakan. Selain itu, barang yang dihasilkan dijual dengan harga yang terjangkau sehingga pas mendambakan dijual lagi, entrepreneur masih mampu memperoleh untung.

Berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No. 199/PMK010/2019 mengenai Ketentuan Kepabeanan, Cukai, dan Pajak atas Impor Barang Kiriman, untuk pembelian barang di atas 3 dolar AS dapat dikenakan bea masuk dan pajak impor. Besaran tarifnya adalah 17,5% yang merupakan total dari bea masuk sebesar 7,5%, Pajak Pertambahan Nilai (PPN) sebesar 10%, dan Pajak Penghasilan (PPh) 0%.

Namun, tarif impor untuk produk-produk seperti sepatu, tas, dan tekstil miliki tarif yang berbeda. Untuk tas, tarif bea masuknya sebesar 15-20%, untuk sepatu sebesar 25-30%, dan untuk product tekstil sebesar 15-20%. Sementara itu, tarif PPN-nya sebesar 10% dan PPh sebesar 7,5-10%.

Untuk PPN, DJP mengeluarkan regulasi teranyar lewat e-Faktur 3.0 yang mana untuk lapor SPT Masa PPN para harus pajak tidak harus kembali memanfaatkan file CSV. Jangan khawatir, kalau sepanjang ini Anda melakukan lapor PPN di OnlinePajak, Anda tetap mampu melakukannya dengan langkah baru e-Filing PPN di Online Pajak. Cari menyadari bagaimana langkah baru e-Filing PPN di OnlinePajak